puzzle buatan sendiri

Tulisan ini sudah dimuat di The Urban Mama. Belakangan ini memang lagi iseng banget kontribusi tulisan ke The Urban Mama. Kadang-kadang karena efek males nulis di blog sendiri, terus ada medium lain yang beda dan pasti bakal ada yang kasih komentar, jadi seru aja nulis di sana. Intinya sih haus dan ketagihan dapet komen, hahaha, narsis bener :D jadi kangen Multiply :))

_

Saat ini Sigi berusia 2 tahun dan sangat terobsesi dengan berbagai jenis kendaraan bermotor, alat transportasi, mesin-mesin berat, seperti buldoser dan ekskavator. Selain itu, ia juga senang sekali menyusun puzzle. Akhirnya saya iseng-iseng membuat puzzle sendiri yang bergambar kendaraan bermotor.

Bahan:

  • Karton dari kardus bekas
  • Gambar-gambar mobil dari majalah otomotif
  • Lem kertas
  • Gunting & cutting knife/designer cutter (cutter yang seperti bolpen)
  • Cutting mat atau kalau tidak ada, potong di atas meja kaca biar tidak berbekas
  • Alat tulis: spidol/bolpoin, penggaris

Cara membuat:

  • Gunting gambar-gambar mobil/ kendaraan bermotor sesuai bentuknya
  • Tempel di karton bekas kardus bekas
  • Menggunakan spidol/bolpoin dan penggaris, buat garis-garis di gambar mobil tersebut menjadi beberapa bagian seperti puzzle. Karena Sigi masih pemula, saya membagi gambar jadi 2-4 bagian saja. Kira-kira membagi bentuknya seperti foto di bawah ini.

  • Lalu potong gambar-gambar tersebut. Lebih mudah kalau menggunakan designer cutter, karena lebih lentur kalau bentuknya tidak lurus dan tidak perlu dibantu dengan penggaris.
  • Jangan lupa potong-potong gambar mengikuti garis yang membagi gambar.
  • Jadi  dan siap dimainkan.

Saya senang sekali melihat Sigi ternyata menikmati bermain puzzle ini, bahkan setiap kali liat ini di kotak mainannya, pasti diambil dan disusun lagi, biarpun ia sudah hafal. Sepertinya saya harus mulai membuat puzzle baru lagi.

Sekadar tips, sebagai alternatif karton bekas kardus, bisa juga ditempel di cardboard yang lebih keras. Walau nanti akan agak kesulitan saat memotongnya, tapi bentuk puzzle-nya juga lebih tahan lama karena tidak mudah terlipat seperti buatan saya di atas.  Saya sendiri memang menggunakan karton kardus bekas karena memang ingin memanfaatkan barang-barang yang ada di rumah saja.

Selamat mencoba!

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 70 other followers

%d bloggers like this: