jalan-jalan ke taman safari indonesia

Postingan ini dibuat untuk artikel The Urban Mama

Sebelumnya kami sudah pernah mengajak Sigi ke Singapore Zoo dan Kebun Binatang Ragunan, tapi pastinya pengalaman berbeda lagi kalau Sigi kami ajak ke Taman Safari Indonesia (TSI). Akhirnya, kami pilih waktu yang tepat untuk memberikan pengalaman baru buat Sigi ke TSI persis di hari ulang tahunnya yang ke-2.

Hari itu kami berangkat pukul 7 pagi dari rumah dan tiba di sana pukul 08.45 alias 15 menit sebelum TSI dibuka. Perjalanan cukup lancar karena hari itu memang hari biasa dan bukan akhir pekan sehingga kami tidak perlu merasakan drama kemacetan Puncak. Sebelum berangkat, saya sudah sempat mengintip situs TSI untuk mendapatkan informasi harga tiket dan fasilitas yang akan kami dapatkan. Sempat kaget juga saat mengetahui harga tiket TSI tidak semurah yang saya bayangkan, tapi berhubung sudah berniat ingin ke sana, ya tentu tetap semangat dong! Lucunya, saat membeli tiket, saya hanya diminta mengeluarkan uang sesuai jumlah orang dewasa di dalam mobil dan Sigi tidak dihitung. Padahal kalau melihat di daftar harga tiket, usia 5 tahun ke bawah tetap dihitung dengan harga khusus. Sempat konfirmasi kembali tapi sepertinya si birthday boy beruntung hari itu, jadi Sigi tetap masuk TSI tanpa pungutan biaya, horeee!

Setelah membeli tiket, perjalanan keliling area safari pun dimulai. Sigi kayanya masih belum ngeh dia dibawa kemana, dia masih aja duduk anteng di carseat-nya. Ya mungkin, secara pagi-pagi buta juga sudah dibangunkan dan langsung diangkut masuk mobil. Waktu akhirnya kita tiba di kandang gajah, baru deh bangun beneran dan langsung heboh tunjuk-tunjuk dan teriak-teriak,” ajah, ibu! Ajah!”

Baru deh abis itu Sigi mulai nggak mau duduk diam di kursinya. Kebetulan kami juga sudah membawa bekal wortel buat binatang-binatang, jadi Sigi pun sibuk meminta wortel setiap kali mobil kami didekati oleh rusa atau zebra, agar ia bisa memberi makan binatang-binatang itu. Nggak nyangka lho, saya kira dia bakal merasa terganggu sama moncong-moncong binatang yang masuk melalui lubang jendela mobil sibuk mengendus-endus mencari makanan, eh ternyata excited banget!

Saat mengelilingi area safari, Sigi pun seru sendiri menyebutkan nama-nama binatang yang ia ketahui. Kalau nggak tahu, dia cuma bilang,”Ada itu…” Hihihi, baru deh ibu dan bapak memberi tahu namanya. Asyiknya mengunjungi TSI di hari biasa dan bukan hari libur, TSI nggak ramai! Tetap sih ada pengunjung dan rombongan bis-bis yang masuk ke area TSI, tapi kami tidak perlu antri panjang setiap mau melihat binatang. Sigi jadi bisa berlama-lama memandangi binatang di setiap kandangnya.

Total mengelilingi area safari memakan waktu 1-1,5 jam. Puas deh karena binatang-binatangnya terlihat sehat dan terurus baik. Kandang-kandang mereka pun terlihat bagus, bersih dan dibuat tetap seperti habitat aslinya. Setelah melihat keadaan TSI seperti itu, harga tiket masuk yang tadinya saya pikir lumayan mahal, ternyata cukup murah. Dipikir-pikir lagi, nggak apa-apa deh kalau mahal, yang penting binatang-binatang dan tempat ini terurus baik dan benar. Daripada harga tiket murah tapi malah nggak bisa menutup biaya mengurus binatang dan rumahnya.

Keluar dari area safari, kami langsung menuju ke area rekreasi. Setelah memarkir mobil, kami masuk ke mini zoo yang dipenuhi burung-burung tropikal yang cantik-cantik. Selain ada binatang-binatang kecil seperti berang-berang dan linsang, ada juga macan albino yang gagah banget. Di area mini zoo ini, pengunjung bisa mengelus-elus sambil foto bareng binatang-binatang, rata-rata biayanya Rp 15.000. Kami melewatkan foto-foto bersama binatang ini karena Sigi mengajak jalan terus ke kandang kanguru. Kandang kanguru ini besar juga dan penghuninya lumayan banyak. Sayang, saat kami di sana, kangurunya tidak ada yang beraksi melompat, mereka asyik tidur-tiduran saja sambil memandangi pengunjung, hehehe. Padahal kan penasaran, siapa tahu ada anak kanguru di dalam salah satu kantung perut ibu kanguru!

Setelah itu, kami melanjutkan menonton pertunjukan gajah. Sigi juga sempat memberi makan gajah lho di sini, ih bener lho, saya kira dia bakal panik menghadapi binatang yang besarnya puluhan kali lipat di depan matanya, eh dia malah ketagihan ngasih wortel terus dengan senang hati🙂 Pertunjukan gajah merupakan pertunjukan drama para jagawana (rangers) dan gajah, tema ceritanya mengenai konservasi gajah liar. Pertunjukan gajah ini keren menurut saya karena ternyata gajah-gajah ini bisa akting, gajah-gajah ini bisa pura-pura pingsan saat pura-pura ditembak, lho! Setelah pertunjukan usai, kami juga membeli karya lukis gajah di t-shirt sebagi sumbangan dana konservasi. Sebagai ucapan terima kasih, saya dan Sigi dikalungi kalung bunga oleh si gajah yang saya lupa namanya.

Lalu tiba waktunya makan siang. Sebenarnya di area rekreasi TSI ada banyak pujasera, tapi berhubung Sigi agak pilih-pilih makanan dan takut nggak menemukan makanan yang cocok, saya menyiapkan bekal. Jadi akhirnya untuk makan siang, kami piknik sambil makan siang di kursi-kursi yang ada di dekat area parkir mobil. Senangnya Sigi makan dengan lahap, sepertinya pengalaman baru hari itu membuatnya kelaparan!

Setelah makan siang, Sigi sempat naik kereta gantung dengan bapaknya, sementara saya, si takut-ketinggian, memilih jalan-jalan menyusuri area rekreasi yang ternyata luas sekali. Sigi senang naik kereta gantung ternyata, horeee dia tidak mewarisi ibunya si acrophobia! Lalu, kami mengecek peta dan mendengarkan dengan seksama jadwal-jadwal show yang diumumkan melalui pengeras suara.

Pilihan kami jatuh ke pertunjukan lumba-lumba. Ternyata seru juga ya nonton show ini, hehehe ini ibunya yang seneng. Sigi ikutan seneng,”Ibu! Uba-uba!”, katanya. Pertunjukan ini berlangsung selama 30 menit dan sesudahnya penonton boleh berfoto bersama lumba-lumba. Saya, yang suka males antri-antri untuk urusan foto bareng, kali ini malah semangat. Soalnya si Sigi udah menjawab,”Mau!” ketika ditanya mau foto sama lumba-lumba atau tidak. Yuk deh dijabanin! Eh ternyata selain foto bareng, si lumba-lumba juga colongan pipi Sigi, hehehe. Lucu juga punya pengalaman seperti ini🙂

Dari show lumba-lumba, kami jalan kaki ke arah area Wild Wild West karena ada pertunjukan rodeo. Sepertinya menarik sih, tapi berhubung sudah hampir lewat jam tidur siang dan si bocah sudah mulai keliatan ngantuk, akhirnya kami memutuskan untuk pulang kembali ke Jakarta. Walaupun belum menjelajah seluruh area TSI, kunjungan kami ini sudah sangat menyenangkan, apalagi melihat Sigi juga sangat menikmati pengalaman barunya.

Tips ke Taman Safari Indonesia:

  • Menginap! Area ini ternyata sekarang besaaaaaar sekali, nggak cuma area safarinya yang seru. Saking besarnya, nggak akan cukup dijelajahi dalam 1 hari dan daripada kejar-kejaran dengan waktu tutup-buka jalur Puncak-Jakarta, saya sarankan sih lebih baik menginap di penginapan yang tersedia. Saya sendiri sudah berencana, kunjungan berikutnya pingin mencoba Safari Lodge Caravan & Bungalows yang ada di dalam area TSI.
  • Bawa baju renang! TSI sekarang ada Safari Water Park-nya dan seru banget pas saya intip. Agak menyesal juga nggak bawa baju renang ke sini, tapi berhubung agenda utama lihat binatang ya saya cuma ngiler-ngiler aja dari luar😀
  • Walaupun banyak pujasera yang menjual makanan, seru juga kok kalau bawa bekal makan siang sendiri dan gelar tiker kalau menemukan spot piknik yang asyik.
  • Siapkan dana untuk naik wahana-wahana yang ada di TSI, rata-rata sekitar Rp 15.000/wahana.
  • Kalau berniat pingin kasih makan satwa, bawa wortel sendiri dari rumah. Sebenarnya di sepanjang jalan menuju TSI banyak banget yang jualan wortel, tapi konon katanya harganya nggak bersahabat. Saya sendiri titip sama tukang sayur di rumah untuk siapin wortel 1 kg untuk saya bawa di bagasi mobil, hehehe.

2 thoughts on “jalan-jalan ke taman safari indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s