februari lalu…

Ya gitu deh, kok tau-tau Februari udah habis aja. Padahal nggak bersenang-senang juga, kayaknya terlalu sibuk sama kerjaan sosial media pret ini.

Pret soalnya kontrak gue dan tim buat brand A ini udah mau selesai bulan depan dan tentu saja klien, secara naluriah, nggak mau rugi. Heboh bikin program ini itu, belum ditambah peningkatan permintaan untuk jumlah konten digital yang harus masuk tiap minggunya. Kaget karena tiba-tiba dan kecepatannya jadi musti nambah, padahal kemarin-kemarin santai berat. Sakit kepala deh!

Tapi yah namanya juga pekerjaan kan ya, selalu harus ada dramanya lah, biasa itu…

Di antara kesibukan itu, Sigi sempet demam lagi, meler lagi, batuk lagi. Emak: senewen lagi tentunya! Kali ini akhirnya memilih ke dokter, karena batuk pilek ini kayanya kok gak pergi-pergi, khawatir aja kalo ada sesuatu yang serius. Tapi menurut dokter Waldi, Sigi kena infeksi saluran pernapasan atas.

Waktu gue tanya apakah ada kemungkinan bronchitis, dia jawab kalo Sigi ada di usia borderline, jadi ada kemungkinan bronchiolitis (biasanya terjadi sama anak di bawah umur 1 tahun) atau ada bakat asma. Tapi berhubung seseorang baru bisa didiagnosa asma di usia 4 tahun ke atas, jadi ya belum bisa dibilang asma juga. Kabar baiknya, bronchiolitis karena disebabkan oleh virus, jadi self-limiting, sementara asma, semakin bertambah usia, juga bisa hilang sendiri.

Plus kalo mau dibilang bronchitis, menurut dokter Waldi, kualitas udara di Jakarta memang buruk, jadi setiap orang di Jakarta punya kemungkinan mengidap bronchitis. Lalu, setelah gue runut-runut lagi, bisa jadi Sigi nggak tahan sama asap dan bau rokok, karena kejadian batuk-batuk gitu pasti setelah pulang dari tempat makan yang pembagian ruang merokok dan tidak merokok-nya gak signifikan. Jadi, biarpun di ruangan yang tidak merokok, tetap kecium bau rokok. Jadi, paling-paling, sekarang ini kita musti lebih strict lagi menjauhi Sigi dari asap rokok.

Cerita lain di bulan ini, gue dan Putra akhirnya merasakan juga hadir di acara parenting di sekolah Sigi. Pengalaman pertama buat kita dan pertanyaan pertama pas dapet undangan acara ini: eh kita pake baju apa ya? LOL. Ternyata acara parenting dikemas jadi kesempatan para orang tua murid untuk berbagi cerita dan pengalaman. Dari situ, gue dan Putra baru nyadar, ih ternyata sama aja ya anak-anak itu. Problem ortunya juga sama. Pokoknya, keluar dari ruangan itu, kami berdua cuma bilang: kita normal kok dan yang kita alami juga masih normal aja plus pengasuhan kita seperti juga standar aja, hehehe.

Terus tau-tau sekarang udah bulan baru, halo Maret!

photo

Yes, hello to Adiputra’s new family member too🙂

One thought on “februari lalu…

  1. Wihiiiy, welcome “March”! Ketawa baca “pake baju apa ya?”. Persis banget kayak pas aku mau trial & interview di SD-nya Freya kemaren. Saking selalu kerja di rumah, nggak perlu ketemu orang/klien. :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s