bikin sendiri

Ada satu kebiasaan yang berubah sejak Putra nggak bekerja di kantor lagi: mengurangi kebiasaan jajan dan makan di luar. Karena memang setelah dihitung-hitung, jajan dan makan di luar ini adalah hal yang paling sering kami lakukan = pengeluaran kami yang terbesar. Ya abis gimana dooong, kami bertiga memang doyan makan dan suka nggak tahan liat jajanan-jajanan lucu😀

Sekarang kami biasakan hanya boleh jajan di akhir pekan, itu pun pilih harinya. Nggak bisa di kedua hari di akhir pekan. Itu pun juga pilih-pilih tempat yang murah meriah atau lagi punya promo diskon. Anehnya, kami nggak merasa menderita dengan perubahan ini. Mungkin karena belakangan memang sudah lebih sadar kesehatan sehingga menganggap makanan rumah lebih sehat dan lebih baik buat kami, jadi sebenernya memang sudah memulai program ‘jajan seperlunya’ tanpa kami sadari. Justru sekarang makin asyik cari-cari menu baru (menu resto) dan tehnik masak baru yang cukup ramah buat saya yang nggak mau terlalu ribet urusan dapur dan terlalu lama memasak😀

IMG_9356

Salah satu contohnya bikin sushi-sushi-an. Nasinya sih nasi biasa, digulung pakai lembaran nori yang diisi dengan tuna mayones dan irisan alpokat. Tunanya masih tuna kaleng sih…soalnya memang belum bisa mengolah tuna tanpa bau amis, masih musti belajar! Seru juga ternyata, bikin sushi-sushian gini lumayan memuaskan keinginan untuk nyemil sushi tanpa harus ke Midori😀 Ya rasanya sih tentu nggak sebanding, apalagi bayangannya masih tetep pingin isian salmon mentah yang gendut tapi bener deh, bikin sendiri gini membantu banget ngirit kantong dan mengurangi lapar mata!

Kali lain saya suka bikin pizza-pizza-an pakai roti ciabatta rustic. Topping-nya asal aja, kalau ada saus pesto pakai saus pesto, kalau ada saus bolognese ya pakai itu. Lalu taburannya ada daging ayam asap, tomat ceri, keju mozarella. Enak banget deh! Oiya, ilmu pizza-pizza-an itu saya dapat dari ajaran pak arsitek kami itu…seneng juga pas tau dia sering posting foto-foto di Instagram, karya masakannya yang enak dan mudah dibuat sehingga mudah ditiru😀

Makanan berikutnya mie ayam-mie ayam-an. Ini juga hasil nyontek di Instagram. Kuahnya pakai kaldu yang dimasak lagi dengan jahe, garam, merica, gula merah dan irisan bawang bombay. Rasanya pedas-pedas gurih gitu, enak deh! Nah untuk topping ayamnya sih kreasi asal aja: irisan ayam ditumis pakai minyak wijen dan kasih kecap asin dan kecap manis. Menurut mamak mertua sih udah mirip taburan mie ayam abang-abang😀 Nah kalo mie-nya ya nggak bikin sendiri lah ya. Beli mie telor kering atau udon, terserah mood-nya lagi ke mie ayam gerobak atau Marugame Udon x)

Senangnya, “masakan a la resto tapi bikin sendiri a la Rina” ini dapet approval lho dari lidah Putra yang lidah jajan. Horeeee! Mudah-mudahan dia nggak gombal yaaaaaa, hehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s