mengalahkan macet

Ini masuk bulan kedua saya kembali menjadi mbak-mbak kantoran. Artinya masuk ke bulan kedua saya kembali punya rutinitas menghadapi kemacetan Jakarta setiap hari setelah 4,5 tahun terakhir.

Beberapa hari pertama saya masih dengan lugunya mau menggunakan mobil pribadi dan menyetir sendiri untuk mencapai kantor. Oh ya, keputusan ini saya lakukan karena sebenarnya secara jarak dan area kantor nggak terlalu jauh-jauh amat, saya pikir Ciputat – Radio Dalam, masih oke lah ya kalau mau bawa mobil dan nyetir sendiri.

Perjalanan berangkat cukup menyenangkan, hanya tersendat di titik-titik tertentu yang sudah diperkirakan sebelumnya. Perjalanan pulangnya pun sebenarnya relatif lancar. Tapi beberapa hari itu saya merasa enerji saya terkuras habis, sehingga sampai di rumah, setelah memeluk bocah dan suami, saya cuma mau memeluk bantal saja sampai pagi. Letiiih sekali rasanya!

Sempat terpikir sih, mungkin badan saya masih ‘jetlag’ dan masih beradaptasi dengan rutinitas baru, jadi rasanya capek luar biasa (padahal bukan sedang lembur!). Walaupun gak jelas, akhirnya saya memutuskan untuk tidak lagi menggunakan mobil pribadi dan melakukan percobaan kedua: menggunakan moda transportasi bis APTB.

Menggunakan bis APTB Ciputat – Kota ternyata juga relatif menyenangkan. Bisnya baru, AC-nya dingin dan penumpangnya lumayan wangi-wangi (walaupun sekali pernah juga sih berdiri di sebelah bapak yang ber-BB, oh tidak!). Apalagi karoserinya juga enak, tempat duduknya tidak banyak sehingga ruang berdirinya jadi lebih lapang daripada bis-bis patas umumnya. Bentuknya seperti bis TransJakarta gitu deh! Iya, karena APTB ini sebenarnya adalah feeder bis TransJakarta.

Nah, kalau perjalanan berangkatnya relatif menyenangkan, perjalanan pulangnya…sungguh menyebalkan. Pokoknya kalau menurut aplikasi WAZE, jalur tujuan pulang saya dari titik mulai sampai titik tujuan warnanya merah terus, non stop. Idih banget kan! Rasanya frustrasi banget deh. Udah keluar cepet dari kantor, tapi harus tetap terjebak di kemacetan.

Sementara itu bis penuh, harus berdiri (kecuali ada penumpang turun dan persaingan dalam perebutan kursi tidak terlalu ketat, bisa saja duduk tapi lebih sering harus berdiri sampai tujuan!). Kondisi baterei HP seadanya dan penerangan bis yang tidak terlalu terang juga menghalangi saya untuk membaca sepanjang perjalanan. Saya cuma boleh bengong dan merasa resah karena pingin cepat-cepat sampai rumah, selama 1-2 jam. Hiks. Tiba di rumah pun rasanya super letih, padahal nyetir aja enggak. Terus seringkali sampai di rumah bocah dan suami udah ganti piyama siap-siap tidur atau malah udah tidur. Duh, sungguh enggak menyenangkan banget lah.

Percobaan ketiga pun dilakukan. Berangkat tetap naik bis APTB lalu pulang naik commuter line. Loh kok naik kereta? Iya, memang jadi lebih muter-muter sih dan untuk ke stasiun (Kebayoran Lama), gue harus naik ojek dulu karena memang cara paling efisien ya cuma naik ojek. Artinya biaya transportasi jadi nambah.  Tapi setelah dijalanin ya sebanding lah: pas tiba di rumah, gue merasa gak seletih kalau menyetir sendiri atau naik bis APTB, masih punya tenaga buat nyiap-nyiapin bahan makanan buat dimasak keesokan paginya dan yang terpenting masih sempet juga ketemu bocah dan suami karena perjalanan pulang relatif jadi lebih cepat. Senang kan?!

Tapi buat saya sendiri yang bikin senang bukan cuma soal itu aja sih. Saya senang karena saya punya pilihan transportasi yang bisa mengalahkan macet dan bisa bikin saya terhindar dari mengeluh karena kesal terjebak di kemacetan yang sungguh bikin gak produktif. Menurut saya, merasa lelah saat pulang kantor akibat bekerja seharian itu wajar, tapi kalau merasa lelah saat pulang kantor akibat perjalanan pulang yang macet, nggak deh ya! Sori-sori banget Jakarta, saya ogah banget memaklumi kemacetan kamu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s