sekolah

Sekolahnya sih enggak hilang, tapi susah ditemukan aja. Hiks.

Akhirnya kami benar-benar tiba di fase ini. Idealnya, dua tahun lagi Sigi akan masuk Sekolah Dasar. Jadi, kalau dihitung mundur, idealnya 1,5 tahun lagi kami sudah memilih sekolah yang dituju dan sudah melakukan pendaftaran. Artinya, kami punya 1 tahun mencari sekolah yang sesuai kriteria kami dan 6 bulan untuk menimbang-nimbang dan menentukan sekolah mana yang akan kami tuju.

Teoritis dan terlalu ber-timeline sekali ya, hihihi.

Tapi sesungguhnya, mencari sekolah dasar ini sangat memusingkan kepala dan membuat galau gila-gilaan buat saya. Mungkin karena tingkat SD ini akan jadi tempat belajar dalam waktu yang paling lama dalam usia bersekolah. Plus, sekolah tingkat SD akan jadi fondasi pendidikan anak. Jadi, agak khawatir aja kalau kami memilih sekolah yang kurang tepat buat si bocah, akan memberi pengaruh ke jangka panjangnya.

Iya, teori banget nih. Tapi mau gak mau ini jadi bahan kegalauan saya banget. Nggak bisa nggak kepikiran gitu lho!

Saking capek dan malesnya saya mikir, sempet kepikiran untuk milih sekolah “random” aja sambil menggenjot dengan kegiatan lain di rumah alias “homeschooling”. Jadi, sekolah cuma sebagai institusi resmi tapi proses belajarnya tetap di rumah. Tapi yakin nggak ya kami dengan komitmen ini? Lagipula, tega gak ya sama si bocah, kalau dia gak cocok sama sekolahnya dan malah nggak hepi terus males-malesan sekolah, gimana?

Sebenarnya apa sih kriteria (ideal) kami dalam memilih sekolah?

  • Seperti Tomoe Gakuen, sekolahnya Totto Chan.

Hehehe, ya kira-kira dalam kata lain, begini lah kriterianya:

  • Sekolah umum – tidak berbasis agama. Intinya sih supaya si anak terbiasa dengan lingkungan yang heterogen.
  • Lokasi dekat – saya sudah merasakan harus mengantar sekolah yang memakan waktu 45 menit. Saya capek di jalan, anaknya pun bete, tiap masuk kelas selalu drama. Itu pengalaman 3 tahun lalu sih waktu si bocah masih lebih kecil dan nggak bisa jadi acuan lagi, tapi pelajaran yang saya petik dari pengalaman ini adalah jarak sekolah terlalu jauh itu sungguh nggak efisien. Apalagi mengingat keadaan lalu lintas Jakarta sekarang yang bikin nggak produktif.
  • Memiliki tujuan pendidikan yang sama dengan kami alias bisa membentuk anak-anak yang memiliki kemampuan belajar (seperti kemampuan analisa, riset, penyelesaian masalah) sehingga dapat menjadi pembelajar mandiri. Jadi, bukan sekolah yang fokus pada akademis dan nilai tes. Kami pingin Sigi juga bisa menggali potensi dirinya sendiri dari bakat dan minatnya. Intinya, sekolah tersebut bisa bikin dia berkembang dengan gembira gitu deh.
  • Sekolah punya nilai yang sama. Misalnya: kami ingin Sigi jadi anak yang mandiri, jadi pinginnya sekolah bisa melatih kemandirian anak.
  • Sesuai dengan karakter dan kebutuhan Sigi. Sigi senang belajar tapi tentu saja, dia baru akan tertarik pada hal yang buat dia menarik. Sebenarnya sih, apapun bisa jadi menarik tergantung gimana “jualannya”. Nah, artinya, sekolah musti tenaga pengajar yang sesuai.
  • Tentu saja, biayanya cocok dengan anggaran kami. Sementara ini, kami lagi pusing dengan satu sekolah inceran tapi biaya bulanannya bikin deg-degan. Naksir tapi butuh “usaha lebih” untuk ngejalaninnya. Sanggup nggak ya?

Kira-kira gitu lah kriterianya. Tapi yaaaaaa, balik lagi, anaknya suka apa enggak. Pada akhirnya, keputusan akhirnya tetap harus dari hasil diskusi dengan si anak.

Untuk tahap selanjutnya sih, kami harus melakukan kunjungan satu per satu ke sekolah inceran kami itu. Mudah-mudahan jadi bisa membuka pikiran dan memudahkan kami untuk lebih mengerucutkan pilihan atau malah menambah daftar kriteria kami.

Duh, kenapa sih, pilihannya nggak kayak jaman dulu aja…Sekolah negeri atau sekolah swasta?

4 thoughts on “sekolah

  1. itu semua kriteria udah ada di satu sekolah kak, sebut saja lakic. Yuk monggo cuuus langsung daftar ajaa kakaaa *lalu menangis dipojokan. Btw toss bangeeet ah kriterianya, semoga kita segera dipertemukan dan dimudahkan jodohnya dengan si sekolah ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s