maaf

Jadi ceritanya SC ke kamar kakung saat kakungnya sedang menonton berita. Kebetulan pas menayangkan berita penembakan oleh seorang anggota TNI (?) ke warga sipil. Alasannya sih ‘sepele’, gara-gara motor si warga menyenggol mobil si tentara. Penembakannya pun berakibat si warga sipil meninggal dunia.

Sore itu dia mengulang hal yang dia lihat dan dengar dari tayangan berita dan sesuai pemahaman dia.

SC: Ibu, tadi tuh di tivi ada orang ditembak. Mati orangnya.

Ibu: Kamu nonton film apa? Kamu nonton sama siapa?

SC: Bukan filem. Sigi nonton sama kakung!

Ibu: (Oh, berita kalo gitu). Terus, kenapa orangnya ditembak?

SC: Jadi dia tuh ngomong-ngomong gitu di pom bensin (mungkin adu mulut ya), terus yang naik motor pergi. Terus, mobilnya pergi terus nembak. Mati deh.

Ibu: Aduh, kok serem banget. Padahal kalo mereka berantem, kan nggak harus ditembak. Sedih banget sampe ada yang meninggal.

Sigi: Iya, kan harusnya minta maaf aja ya.

Ibu: Iya, Gi. Harusnya minta maaf aja. Dan harusnya orang yang satu lagi juga mau menerima maaf ya.

Mudah-mudahan dunia akan lebih damai ya, Sigi. 

 

 

(Abis cerita ini langsung me-review tontonan televisi si SC. Baiknya memang anak selalu didampingi yaaaa kalau nonton televisi, apalagi tayangan berita, supaya anaknya gak nelen mentah-mentah tontonannya. Ini kebetulan gue n bapaknya lagi gak ada, jadi ya yang ditonton pun tayangan berita. Kalau udah terlanjur gini, langsung deh ngasih penjelasan tentang tontonannya itu).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s