pe ras aan

Kalau kepala bilang iya, tapi hati terus menerus ragu, selalu mencari jawaban yang selalu berlawanan dengan kepala, jadi sebenarnya harus apa ya?

Dua bulan lalu ada tawaran untuk bergabung dengan satu tempat baru. Nama besarnya menggiurkan, tanggung jawabnya sedikit membuat jiper sekaligus bikin excited, apalagi langsung terbayang kesempatan-kesempatan lebih yang mungkin bisa didapat daripada di tempat yang sekarang. Sebenarnya kalo kepala dan hati lagi kompak, bisa muncul tuh kata-kata mutiara yang bisa dijadiin poster dinding kamar a la brush lettering:

IF YOU DON’T TRY, YOU’LL NEVER KNOW

Alias “Coba aja dulu! Ketemu & ngobrol-ngobrol, belum tentu ternyata cocok, kan?” Tapi karena kepala dan hati nggak bisa diajak kompak selamanya dan si hati nggak bisa diajak mikir pake logika, akhirnya sampai hari ini belum menjawab juga. Masih menunggu sesuatu yang benar-benar bisa membuat gue yakin dengan jawaban gue.

.

Ternyata pada akhirnya perasaan lebih berkuasa daripada logika ya? Tapi kan, perasaan nggak bisa ngebayarin liburan ke Tokyo Disneyland…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s